30.12.11

Pagelaran Wayang Kulit

Pagelaran / Pertunjukan Wayang

Wayang Kulit sekarang ini adalah bentuk teater boneka utamanya kerajinan wayang kulit yang paling kuno dan paling populer di dunia. Ratusan orang akan bangun sampai larut malam untuk menonton pertunjukan wayang kulit yang dimainkan oleh dalang, dalang adalah sutradara dalam wayang. Beberapa dalang paling terkenal dalam sejarah wayang baru-baru ini diantaranya; Ki Nartosabdho, Ki Anom Suroto, Ki Asep Sunarya, Ki Sugino, dan Ki Manteb Sudarsono. Wayang kulit dibuat dalam jenis Wayang Purwa, yang menggambarkan tokoh karakter baik, humoris, dan jahat. Tokoh utama yang membela kebaikan adalah Kelompok Pandawa, dikenal dengan Pandawa lima adalah lima bersaudara dari tua ke muda: Puntadewa / Yudhistira, Werkudara / Bima, Janoko / Arjuna, Nakula / Tripala, dan Sadewa / Darmaganti.

Wayang kulit, wayang bayangan lazim di Jawa dan Bali di Indonesia, tanpa keraguan yang paling dikenal dari wayang Indonesia. Berarti bayangan kulit, dan mengacu pada konstruksi kulit dari boneka dipahat dengan hati-hati dengan alat yang sangat sederhana dan ditopang oleh batang kendali (gapit), struktur gapit terbuat dari tanduk kerbau yang dibentuk manual / handmade, hati-hati menangani gapit atau batang kendali ini.
Cerita-cerita wayang biasanya diambil dari Kisah Ramayana, Bharatayuda atau Serat Menak.

Ada sebuah keluarga karakter dalam pewayangan Jawa yang disebut Abdi Punakawan, mereka kadang-kadang disebut sebagai "Punakawan" karena mereka biasanya berhubungan dengan cerita-cerita kepahlawanan, dan memberikan selingan humor dan filosofis. Semar adalah ayah dari Gareng (putra tertua), Petruk, dan Bagong (anak bungsu). Karakter ini tidak berasal dari epik Hindu, tetapi ditambahkan kemudian, mungkin untuk memperkenalkan aspek-aspek religius ke dalam cerita-cerita Wayang Jawa.
Gaya Ukiran Boneka sendiri bervariasi dari masing-masing daerah. Di Jawa Tengah Kota Surakarta (Solo), wayang gaya solo adalah gaya boneka paling terkenal dan paling sering ditiru. Wayang gaya regional bayangan juga dapat ditemukan di Jawa Barat, Banyumas, Cirebon, Semarang, dan Jawa Timur. Bali menghasilkan gaya lebih kompak dan naturalistik, dan Lombok memiliki gaya yang mewakili orang-orang nyata. Seringkali modern objek dunia sebagai sepeda, mobil, pesawat terbang dan kapal akan ditambahkan untuk efek komik, tetapi untuk sebagian besar desain wayang tradisional telah berubah sedikit dalam 300 tahun. Wayang kulit seperti yang terlihat dari bayangan dan aslinya sangat indah dan memiliki nilai seni dan budaya yang tinggi kelasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar